Surabaya – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Surabaya melaksanakan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan bagi kelompok rentan di Kelurahan Bendul Merisi, Kota Surabaya pada hari Jumat 18 September 2026. Kegiatan yang diikuti 40 anggota Karang Wreda Sejahtera ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat lanjut usia dalam memilih dan menggunakan produk Obat dan Makanan yang aman dan bermutu.
Kelompok lanjut usia merupakan salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam edukasi keamanan Obat dan Makanan. Seiring bertambahnya usia, penggunaan obat maupun konsumsi produk pangan perlu dilakukan secara bijak dengan memperhatikan keamanan, mutu, serta informasi yang tercantum pada kemasan dan label.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai cara mengenali produk Obat dan Makanan yang aman, termasuk pentingnya memastikan kemasan dalam kondisi baik, membaca label, mengecek izin edar, serta memperhatikan tanggal kedaluwarsa. Peserta juga diingatkan untuk tidak menggunakan atau mengonsumsi produk yang telah melewati masa kedaluwarsa.
“Bapak dan Ibu perlu mengenali obat yang akan dikonsumsi. Terapkan CEK KLIK, yaitu Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa. Jangan mengonsumsi produk yang sudah melewati masa kedaluwarsa, meskipun baru terlewat satu hari,” ujar Budi Sulistyowati, narasumber BBPOM di Surabaya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta berkesempatan menyampaikan pertanyaan dan pengalaman terkait penggunaan obat serta pemilihan produk pangan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Karang Wreda Sejahtera Kelurahan Bendul Merisi, Supangkat, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi keamanan Obat dan Makanan memberikan manfaat bagi para lansia untuk lebih waspada dalam memilih produk yang digunakan sehari-hari.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para lansia, khususnya untuk meningkatkan kewaspadaan dalam memilih dan menggunakan obat maupun makanan yang aman. Informasi yang diberikan juga dapat menjadi bekal bagi kami untuk lebih memperhatikan produk yang dikonsumsi,” ungkap Supangkat.
Melalui kegiatan KIE yang menyasar kelompok rentan, BBPOM di Surabaya terus mendorong peningkatan literasi masyarakat mengenai keamanan, mutu, dan manfaat Obat dan Makanan. Edukasi diharapkan dapat mendorong masyarakat menjadi konsumen yang cerdas serta berperan aktif dalam mewujudkan keamanan Obat dan Makanan di lingkungan keluarga dan masyarakat.