Surabaya- Dalam rangka meningkatkan kemampuan, pengalaman, dan kompetensi para staf, Loka POM di Kabupaten Sorong melaksanakan kegiatan benchmarking ke Balai Besar POM di Surabaya (BBPOM Surabaya) pada Rabu, 3 Desember 2025. Fokus kegiatan ini meliputi penguatan di bidang pemeriksaan serta pendalaman implementasi Reformasi Birokrasi (RB) yang telah berjalan di BBPOM Surabaya.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha BBPOM Surabaya, yang didampingi oleh perwakilan dari masing-masing area Tim Reformasi Birokrasi. Dalam sambutannya, Kepala Bagian Tata Usaha menyampaikan apresiasi atas inisiatif Loka POM Kabupaten Sorong untuk melakukan benchmarking sebagai langkah memperkuat kompetensi organisasi.
Pada sesi utama, Kepala Bagian Tata Usaha memaparkan secara komprehensif mengenai implementasi Reformasi Birokrasi, mulai dari pembangunan budaya kerja, penguatan pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga strategi inovasi layanan. Di tengah kegiatan, peserta juga mendapatkan penjelasan langsung mengenai fungsi Informasi dan Komunikasi (Infokom) dalam mendukung transparansi layanan serta peran krusial bidang Pemeriksaan dalam memastikan efektivitas pengawasan di lapangan. Pembelajaran ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana BBPOM Surabaya mengintegrasikan informasi, publikasi, dan proses pemeriksaan untuk mendukung tata kelola yang lebih profesional dan responsif.
Selain pemaparan terkait RB, peserta benchmarking juga berdiskusi langsung dengan Tim Reformasi Birokrasi dari berbagai area perubahan. Diskusi ini memberikan kesempatan bagi staf Loka POM Sorong untuk memperoleh wawasan praktis terkait tata kelola organisasi, strategi peningkatan kinerja pemeriksaan, mekanisme pengendalian mutu internal, serta inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan di Surabaya.
Kegiatan benchmarking ini diharapkan mampu menjadi referensi dan inspirasi bagi Loka POM di Kabupaten Sorong dalam memperkuat tata kelola pemeriksaan serta mengakselerasi penerapan Reformasi Birokrasi di unit kerja mereka.
Dengan adanya pertukaran pengetahuan dan pengalaman ini, kedua unit kerja berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pengawasan obat dan makanan demi melindungi masyarakat secara lebih optimal.
Kontributor : Siti Ulfatur Rohmah