Hadir di Pameran ICI, Balai Besar POM di Surabaya Dukung Pelaku Usaha Kosmetik untuk Kembangkan Produk

01-10-2025 Surabaya Dilihat 838 kali

Surabaya – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya menunjukkan dukungan penuhnya terhadap industri  kosmetik dengan berpartisipasi aktif dalam pameran Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) di Surabaya tahun 2025. Acara bergengsi yang diselenggarakan oleh Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) ini berlangsung selama dua hari, Rabu (01/10/2025) dan Kamis (02/10/2025), di Convention Exhibition Grand City Lantai 3, Surabaya.

Pameran ICI ini menjadi wadah strategis bagi para pelaku usaha untuk menemukan inovasi terbaru dalam formulasi bahan baku dan penggunaan bahan kemasan kosmetik. Kepala BBPOM di Surabaya, Yudi Noviandi, hadir langsung untuk membuka acara tersebut dan memberikan dorongan semangat kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Yudi Noviandi berpesan agar para pelaku usaha dapat memanfaatkan momen pameran ICI ini sebaik-baiknya. "Gunakan kesempatan ini untuk mencari dan memperoleh informasi mengenai bahan baku ataupun bahan kemas yang terbaik dan tentunya aman serta sesuai dengan regulasi yang berlaku," tegasnya.

Lebih lanjut, Yudi Noviandi menegaskan komitmen BBPOM di Surabaya untuk menjadi mitra utama bagi industri kosmetik. Pihaknya siap mendampingi pelaku usaha dalam mengembangkan produk agar memiliki daya saing tinggi dan dapat memenuhi keamanan dan mutu yang dibutuhkan untuk menembus pasar global, bahkan internasional.

Keterlibatan BBPOM di Surabaya dalam acara ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa setiap inovasi produk kosmetik yang dikembangkan senantiasa mengutamakan aspek keamanan dan mutu, sesuai dengan peraturan BPOM, sehingga produk Indonesia tidak hanya unggul di pasar domestik tetapi juga diakui dunia.

Acara ICI Surabaya 2025 yang dihadiri ribuan pengunjung, mulai dari produsen kosmetik, R&D, hingga pemasok bahan baku, diharapkan dapat memicu kolaborasi dan inovasi yang lebih besar di industri kosmetik Jawa Timur dan sekitarnya.

 

Kontributor : Nurul Kholidiyah

Sarana